Tsania Marwa mengutarakan beratnya perjuangan yang harus ia lalui untuk menemui sang anak usai tinggal terpisah dari Atalarik Syach. Salah satunya seperti pemberian tiga syarat dari Atalarik yang harus dipenuhi Tsania."Saya harus membuat konferensi pers ke teman-teman media untuk membersihkan nama beliau, saya harus mencabut kata-kata, saya harus bilang kalau cerita-cerita saya tidak benar. Kalau saya mau lakukan konferensi pers itu saya baru boleh ketemu anak," ungkap Tsania Marwa di kantor Komnas Perlindungan Anak di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (10/12/2017)."Terus saya balikin, 'Oh jadi anak dijadiin alat?' Enggak terima dibilang begitu, oke. Syarat kedua saya harus menyerahkan paspor, karena takut anak saya bawa kabur, gimana saya mau bawa kabur anak? Fisiknya saja enggak disana, saya enggak setuju. Terus syarat yang ketiga itu surat perjanjian itu. Buat saya, ya sudah lah saya harus berpikir lagi," lanjutnya. Baca Juga: Tak Bisa Bertemu, Tsania Marwa Obati Kerinduan Melalui Unggahan Pose Kedua Buah HatinyaSeperti diketahui, Tsania Marwa mendatangi kantor Komnas Perlindungan Anak untuk meminta jalan keluar agar dapat dipertemukan dengan kedua anaknya.
Dari hasil pertemuan dengan Komnas Perlindungan Anak, lembaga yang diketuai Arist Merdeka Sirait itu berjanji akan segera memanggil Atalarik Syach guna kepentingan mediasi.Terkait rencana pemanggilan Atalarik Syach, Arist Merdeka Sirait juga menjelaskan bahwa sikap yang ditunjukkan pesinetron 44 tahun tergolong sebagai tindak pidana. Oleh karenanya, Arist juga ingin memberikan himbauan pada Atalarik agar tidak lagi menutup akses Tsania Marwa saat ingin bertemu anak seperti yang ia lakukan saat ini.
Sementara untuk syarat-syarat yang disodorkan Atalarik Syach, Tsania Marwa tidak menampik jika dirinya mempertanyakan keberadaan hal tersebut. Sayang, Tsania enggan berkomentar lebih jauh mengenai keberadaan syarat-syarat yang juga telah disetujui oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)."Iya, saya saat itu sudah menegaskan kalau kenapa harus ada perjanjian itu? Sedangkan yang enggak ketemu anak itu selama enam bulan saya. Kalau mau ngomong keadilan, gimana ya? Karena saya enggak mau berkomentar terlalu banyak saya enggak mau menyudutkan salah satu pihak, mungkin bisa ditanya langsung ke pihak KPAI, apa alasannya bisa ada perjanjian itu. Saat ini saya enggak bisa menjawab itu, saya cuma bisa bilang saat itu saya cuma fokus buat ketemu anak saya," pungkas Tsania Marwa.
Artikel Asli