Beredar video seorang siswa yang acungkan jari tengah saat mengucapkan Sumpah Pemuda di Gowa, Sulawesi Selatan pada Selasa (31/7). Video tersebut langsung mendapat respon dari warganet yang merasa kesal dengan ulah remaja tersebut.
Siswa itu diketahui bernama Rama. Mengetahui video itu viral di media sosial, ia langsung mengklarifikasi alasan melakukan hal tersebut di akun Instagram pribadinya. Rama mengaku tak sengaja mengacungkan jari tengah saat membaca teks sumpah pemuda karena merasa diganggu oleh temannya.
"Ini video sumpah pemuda yang sebetulnya kejadian ini hanya salah paham. Karena pada saat saya membuat video tersebut, saya diganggu oleh teman saya. Saya mengajukan jari itu ke teman saya, bukan untuk menghina sumpah pemuda," ucap Rama di akun Instagram miliknya, Rabu (1/8).
Meski begitu, ia tetap mengaku bersalah atas perbuatannya itu dan meminta maaf sebesar-besarnya atas ulahnya bersama teman-temannya saat membuat video tersebut.
"Mohon pengertiannya. Saya betul-betul minta maaf atas kejadian ini. Bagaimana pun saya yang bersalah jadi saya betul-betul minta maaf," kata dia.
Sebelumnya jajaran Polres Gowa langsung berkordinasi dengan Kapolsek Tinggi Moncong agar mengamankan remaja tersebut untuk dimintai keterangan. Dalam waktu kurang lebih satu jam, Polsek Tinggi Moncong dan Polres Gowa berhasil mengamankan empat siswa di salah satu SMA di Gowa. Keempat siswa itu adalah NR(16), Fk(17), Ma (18) dan MF (17).
"Ujaran kebencian mau pun penghinaan apalagi hal-hal yang dapat memecah belah persatuan bangsa menjadi atensi yang harus kami tindak lanjuti,” ucap Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga dalam keterangannya, Rabu (1/8).
Artikel Asli